(Ryeomin Story) Her Day

Jhy

Title : Her Day | Cast : Kim Ryeowook, Shin Minrin

***

Ponselnya masih mengeluarkan suara streaming radio yang tadi sengaja diputarnya. Lagu baru dari Gummy mengalun lembut sejak beberapa detik yang lalu. Minrin tersenyum sendiri saat ingat bagaimana ia bisa mendengarkan lagu ini di sukira. Ia sengaja merequest lagu itu, secara pribadi pada dj sukira. Dan siapa yang menyangka Ryeowook serius mendengarkan permintaannya. Entah apa yang dilakukannya, sampai-sampai lagu favourit Minrin dari sebuah soundtrack drama yang dibintangi Song Joongki itu bisa diputar di  Sukira. Mengingat Ryeowook kadang kesal setiap kali Minrin menghabiskan waktunya menonton ulang drama itu.

“Gummy, You are my everything. Banyak yang ingin mendengar lagu ini. Banyak yang menonton dramanya juga. Yeorobun, lagu tadi special untuk kalian yang menyukai drama Taeyangui Huye.”

“Bukankah drama itu sudah berakhir?”

“Ah… jinjjayo? Aku tidak tahu.  Aku melihatnya di televisi beberapa minggu yang lalu dan seseorang mengatakan kalau dia sangat menyukai drama itu, sampai-sampai menontonnya secara berulang.”

Minrin terkekeh pelan mendengar suara Ryeowook. “Apa dia diam-diam sedang membicarakanku?” gumamnya sendiri.

Nyaris satu jam dan Minrin benar-benar menikmati siaran malam ini. Ia bahkan mengomentari sendiri apa yang Ryeowook bicarakan. Ia juga mengirimkan pesan sebagai pendengar sukira, dan percayalah Ryeowook pasti terkejut jika mendapati Minrin menggunakan nama aslinya saat mengirimkan pesan. Dan beruntungnya, pria itu juga cukup bijaksana dengan memilah pesan yang akan dibacakannya. Jika tidak, entah berita macam apa yang akan keluar besok. Shin Minrin mengirimkan pesan romantis untuk Ryeowook melalui Sukira? Hah, yang benar saja. Bukannya mendapat simpati yang ada sepertinya akan banyak netizen yang menghujatnya.

Lalu di pertengahan siaran Minrin tiba-tiba terpikirkan sesuatu. Karena besok adalah ulang tahunnya, tentu saja ia ingin mendapatkan ucapan selamat dari Ryeowook.

“Hmm.. ada pesan yang menginginkan ucapan ulang tahun. ‘Besok adalah ulang tahunku. Oppa, bisakah kau memberiku selamat? Karena kekasihku mengabaikanku seharian ini’ Oh… Saengil Chukkae. Selamat ulang tahun untuk Shin Eungi, jika kekasihmu mengabaikanmu lagi putus saja darinya.”

Kedua mata Minrin langsung menyipit setelah itu begitu memperhatikan layarnya yang memperlihatkan wajah Ryeowook yang sedang terkekeh sekarang.

Aigoo… nasehat berkencan darinya benar-benar buruk. Pantas saja dia tidak punya kekasih sebelum bertemu denganku,” keluhnya,

“Saat kekasihmu berulang tahun biasanya kau akan mengabaikannya dan memberi kejutan, bukan? Mereka sering melakukannya, tapi menurutku itu bukan ide yang bagus. Bagaimana kalau kalian justru putus setelah itu?” Ryeowook kembali berujar.

“Tapi semua orang menganggap ide itu romantis.” Salah satu guest pada malam itu menimpali.

 “Ah… kuere?”

Kuere. Kau sendiri yang waktu itu menghancurkan kejutan ulang tahunmu dan membuatnya tidak romantis.” Minrin ikut menimpali saat ingat kejadian dua tahun yang lalu. Jika diingat sekarang, hancurnya kejutan untuk Ryeowook saat itu justru membuatnya ingin tertawa.

Minrin memperhatikan lagi layarnya, wajah Ryeowook menjadi serius sekarang saat melihat komputernya yang memuat pesan masuk yang harus dibacakannya. Salah satu diantaranya adalah pesan yang baru saja dikirim Minrin dengan nama Shin Eungi. Ah… pria itu pasti sedang membacanya sekarang.

Oppa, aku ingin berkencan denganmu. Bergandengan tangan dan berjalan-jalan di taman.

***

Minrin memperhatikan Ryeowook yang duduk di depannya. Jari-jari kirinya mengetuk-ngetuk meja teratur, sementara kedua matanya tak sedikitpun melepaskan diri untuk terus menatap Ryeowook. Mencari tahu sekaligus memaksanya untuk menjawab pertanyaan yang baru saja tersalurkan dari tatapan mata tajamnya.

Ia sama sekali tidak paham saat Ryeowook menjemputnya dan membawanya ke sebuah restoran elite ini. Tentu saja lengkap dengan tatapan penasaran setiap orang yang tadi mereka lewati saat keluar dari mobil. Dan satu-satunya yang ada di benak Minrin sekarang ini adalah, bahwa Ryeowook sedang melakukan hal konyol lagi. Apa dia ingin membuat dirinya jadi headline lagi? Astaga.

“Kenapa tiba-tiba kau mengajakku kemari?” Akhirnya Minrin tidak tahan untuk tidak bertanya. Ia menarik tangannya dan melipatnya.

“Untuk merayakan ulang tahunmu tentu saja.”

“Maksudku kenapa harus di sini? Kita bisa melakukannya di apartementku tanpa tatapan penasaran orang-orang.” Minrin sedikit menekankan kata-katanya.

Meskipun kenyataannya ruangan tempat mereka berada saat ini tak terlalu ramai. Tapi berkunjung ke tempat asing dan bukannya tempat langganan mereka tentu bukanlah ide yang bagus. Bagaimana jika orang-orang menyebarkan foto mereka berdua ke dunia maya? Itulah kenapa para selebritis lebih senang berkencan di café atau restoran langganan mereka, karena mereka bisa menjamin si pemilik tidak akan mengkhianati mereka dengan menyebarkan foto-foto kencan mereka.

Kini giliran Ryeowook yang menarik tangannya dan melipatnya di depan dada. Tatapannya lurus pada Minrin. “Siapa yang tadi malam ingin berkencan denganku dan bergandengan tangan di taman?” tantangnya.

Minrin mulai paham sekarang. “Jadi, kau membaca pesanku?” Ia menurunkan tangannya dan mulai tersenyum geli.

“Tentu saja. Aku bahkan sudah tahu Shin Eungi adalah dirimu saat kau mengirimkan pesan ingin ucapan ulang tahun. Ya, sebenarnya aku hanya menuruti permintaanmu. Bersikap normal dan berkencan di depan umum.”

“Sebenarnya aku hanya menantangmu.”

“Kalau begitu aku harus berterimakasih karena akhirnya aku bisa membawamu kemari. Menunjukkan pada orang-orang siapa wanita yang berjalan di sampingku tanpa khawatir ada berita yang aneh-aneh.” Ryeowook langsung menyahut. Tatapan matanya mulai melunak. Ia juga tidak lagi melipat tangannya. Dan tanpa sengaja Minrin ikut menarik bibirnya tersenyum.

Baiklah, mungkin ia bisa memaafkannya untuk kali ini. Lagipula, ada benarnya juga apa yang dikatakan Ryeowook. Toh, berita pernikahan mereka juga sudah tersebar kemana-mana.

“Jadi, ini akan menjadi  ulang tahun terakhirmu sebelum menikah.” Ryeowook berujar lagi sembari tersenyum geli dan Minrin langsung merengut.

“Jika memikirkan ulang tahun, aku jadi ingin membatalkan pernikahan,” celetuknya kemudian dengan sengaja.

Yaa, kau berani melakukannya?” seru Ryeowook tak percaya juga kesal. Minrin langsung terkekeh melihat raut kesal di wajah Ryeowook.

“Setelah kupikir aku masih muda kenapa aku harus menikah muda?”

Yaa, Shin Minrin!”

Tawa Minrin meledak setelah itu. Ryeowook tahu Minrin bercanda tapi tetap saja pria itu tidak bisa menyembunyikan keterkejutan dan rasa kesalnya. Dan itu sangat lucu untuk Minrin.

Araso…araso… aku hanya bercanda.” Minrin melarat cepat.

“Aku benar-benar khawatir sekarang jika kau selingkuh dariku saat aku wajib militer nanti.”

“Oh… waeyo? Ran eonnie juga pernah mengatakan hal itu.”

“Tentu saja. Kemungkinan kau melakukannya sangat besar. Bukannya aku meragukanmu, tapi aku sangat tahu seperti apa dirimu. Tergila-gila dengan pria tampan dan menjadi seorang fangirl? Tssk…”

Minrin terkekeh lagi. Lucu membayangkan jika hal itu terjadi. Kenapa semua orang menganggapnya wanita yang bisa jatuh cinta dengan mudah dengan pria lain? Ya Tuhan….

“Kau berlebihan. Jika aku begitu, sudah lama aku memutuskanmu.” Dia tersenyum lebar.

Pernyataan itu bukan jenis pernyataan yang akan membuat Ryeowook marah, karena ia tahu gadis itu hanya bercanda.

Kuere…., aku masih penasaran sampai sekarang kenapa kau belum melakukannya.”

“Kau ingin aku memutuskanmu? Sekarang ini?” Minrin langsung menyahut menantangnya, tapi senyum gelinya masih menghiasi bibirnya, membuat Ryeowook hanya memperhatikannya. Diam-diam mengagumi dan juga bersyukur karena Minrin tidak pernah melakukan apa yang tadi dikatakannya.

“Kau tahu aku hanya bercanda.”

“Tapi aku serius.”

“Shin Minrin-ssi!” terakhir Ryeowook menekankan kata-katanya, untuk membuat Minrin menghentikkan candaannya itu.

Kalau dipikir-pikir sudah lama mereka tidak terlibat percakapan seperti ini. Percakapaan penuh candaan, tanpa memikirkan banyak hal dengan serius. Rasanya benar-benar membuat hatinya senang.

Keunde, aku penasaran apa kau akan setampan kapten Yoo dengan seragam militer?”

Yaa, kau membahas dia lagi…!” Ryeowook belum selesai dengan isi pikirannya tentang rasa bahagia yang sedang dirasakannya, dan sekarang Minrin kembali mencoba membuatnya kesal. Lagi untuk kesekian kalinya.

Minrin tak bisa lagi untuk tidak tertawa. Sangat lucu melihat Ryeowook yang terus menerus cemburu karena masalah itu. “Waeyo? Kau tidak percaya diri?”

Ani. Jajinaeso!” sahutnya cepat yang sekali lagi membuat Minrin menahan tawanya.

Gadis itu masih akan melancarkan serangannya untuk membuat Ryeowook kesal, tapi aksinya itu terhenti saat seorang pelayan masuk dan mengantarkan pesanan mereka, lebih tepatnya pesanan yang dibuat Ryeowook. Tidak ada menu makan siang, hanya ada kue kue kecil dan pudding penuh dengan strawberry yang ditata melingkar. Minrin bahkan hanya menatap pudding itu dengan mata tak berkedip karena merasa heran.

“Kue tart sudah biasa jadi aku menggantinya dengan ini.” Ryeowook langsung berujar, saat melihat betapa herannya wajah yang diperlihatkan Minrin.

Minrin memperhatikan tatanan kue dan puding di depannya sekali lagi lalu tersenyum. “Pudingnya kelihatan enak dan strawberry itu mengingatkanku pada Hyukjae.”

Saat ia masih memperhatikan kue itulah, bunyi kamera yang tengah membidiknya terdengar. Ia pun langsung mendongak. “Yaa, kau mengambil gambarku?”

Eoh… kenapa?”

Nanh Shiro!” Minrin langsung menutupi wajahnya, tapi Ryeowook sama sekali tidak berhenti memotretnya. Minrin tertawa sambil menutupi wajahnya ketika Ryeowook tidak menghentikkan kegiatannya. Alhasil gambar yang berhasil diambil banyak yang kacau, beberapa blur dan yang lain hanya tampak tangan Minrin yang menutupi wajahnya. Meskipun begitu sangat terlihat senyum dibalik tangan yang menutupi itu.

“Kau bahkan begitu professional di depan fotografer kenapa tidak di depanku?”

Yaa, karena itu pekerjaan dan kau melakukannya karena keinginan pribadi.” Dia menyahut cepat. Lalu menurunkan tangannya.

“Wah, bagaimana kau bisa tahu?”

“Tentu saja. Karena aku tahu kau tidak punya satupun fotoku. Meskipun ada itu pun karena kau mengambilnya di internet.”

Ryeowook langsung menurunkan ponselnya dan menghela nafasnya lemah. “Itu karena kau menghapus semua foto yang pernah kita ambil bersama di ponselku. Kau benar-benar keteraluan. Kau ingin aku menjadi stalker calon isteriku sendiri?”

Minrin tersenyum lagi. “Aku sudah pernah mengatakan akan memberimu fotoku yang paling cantik kan? Sebagai hadiah sebelum kau mulai wajib militer,” katanya sambil mengangkat tangannya dan berpose

Tssk….”

Dan kesempatan itu benar-benar tidak dibuang Ryeowook begitu saja. Ia kembali mengarahkan kameranya dan membidiknya diam-diam.

Jhy2

“Selamat ulang tahun, Minrin-ya.”

“Terimakasih. Ini pertama kalinya aku mendapat pudding ulang tahun.” Dia tersenyum, sangat cantik. Tetapi senyum itu langsung menghilang setelah Minrin mengernyit begitu menyadari sesuatu. “Tidak ada lilinnya?” tanyanya

“Hmm… sepertinya aku lupa meminta mereka menyiapkan lilinnya. Ya, sudah kau berdoa saja dalam hati tidak perlu meniup lilin.”

“Ya ampun… bagaimana bisa tidak ada lilin.” Minrin berpura-pura kesal lagi. “Ya sudahlah, aku maafkan. Kalau begitu beri saja aku hadiah ulang tahunnya.” Ia menengadahkan tangannya di depan Ryeowook dan tersenyum manis.

“Ah… hadiahnya. Aku juga belum mempersiapkannya.” Dan dengan tidak berdosanya Ryeowook memberinya jawaban seperti itu.

Heii, kenapa begitu? Kau keteraluan sekali….”

“Aku sedang memberimu hukuman, karena sejak beberapa hari yang lalu yang kau bicarakan hanyalah pria lain.”

Mwo? Aissh, Jinjja!” Minrin benar-benar langsung memasang wajah kesalnya sekali lagi dan Ryeowook kini yang tertawa puas.

“Jika dipikir-pikir, sudah lama aku tidak melihatmu dengan wajah kesal. Aku akan memberikanmu apapun yang kau inginkan kalau begitu, bagaimana?”

“Kau serius?”

Ryeowook mengangguk dan senyum lebar penuh rasa puas langsung tersungging kembali di bibir Minrin. “Baiklah, kalau begitu aku akan memikirkan dengan baik apa yang kuinginkan.” Senyumannya berubah menjadi smirk mengerikan setelah itu. Ryeowook bahkan mulai curiga jika tawarannya tadi akan digunakan dengan seenaknya.

“Aku berharap kau tidak memikirkan sesuatu yang aneh sekarang,” gumamnya pelan.

Mwo? Apa yang aku pikirkan?”

“Tidak ada yang bisa menebak isi pikiranmu, Minrin-ya.”

“Ah… tentu saja.” Senyum licik itu sama sekali belum lenyap dari bibir Minrin, benar-benar membuat Ryeowook semakin bertanya-tanya sekaligus khawatir.

Semoga saja gadis itu tidak memikirkan hal yang aneh yang diluar perkiraannya.

“Ah… aku lupa belum memberitahumu. Kemarin aku pergi ke fanmeeting nya Joongki oppa.” Dan Minrin sekali lagi sengaja mengucapkan hal itu.

Yaa, kau bicara tentangnya lagi!?”

“Hmm, dan aku berhasil berfoto bersamanya. Kau tahu bagaimana rasanya? Wah, aku benar-benar tidak menyangka bisa melakukannya.”

“Lupakan soal hadiahmu. Aku melarat kata-kataku, tidak ada hadiah ulang tahun untukmu.” Dan Ryeowook sekali lagi akan kesal karenanya.

Yaa…! Aissh, perayaan ulang tahun macam apa ini?!”

***

CUT

 

Hai, maaf akhir-akhir ini aku jarang update. Seperti yang aku bilang kemarin, aku nunggu moment yang pas buat publish ff. hehe… dan sekali lagi aku akan mengatakan kalau untuk sekarang ini, setidaknya mungkin sampai mei, aku akan lebih focus update ryeomin story. Jadi, yang pengen baca ff lainnya, mohon menunggu sebentar. Aku lagi sibuk sekarang.

And well, about today story. Sorry that I’m bringing up Joongki name again, hehe. Ceritanya absurd nggak jelas dan mungkin jauh dari ekspetasi kalian. Sebenarnya tidak ada konflik yang berarti sih, kan ryeomin sudah go public… 😀 jadi, ceritanya kembali kayak yang dulu-dulu tentang mereka yang sering menjahili satu sama lain.

Oke deh, sampai di sini dulu. See you …

 

Advertisements

7 thoughts on “(Ryeomin Story) Her Day

  1. Huwwaaaaa habis selesai uts baru sempet mampir maafkan aku comment satu satu mulai dari malem ini😂
    Happy birthday minrin! Matanya jangan gatel liat song joongki terus kasian si wook hahahaha
    Yaah baiklah akan kutunggu sampai mei buat kelanjutan ff lainnya. Semangat author! 😀

    • kyahaha… iya tuh si Minrin fangirl kena dampak virus dots. mungkin selanjutnya giliran ryeowook yg dibikin fanboying bada biar minrin ngerasahin… kkk
      dimaafkan kok, terimakasih yaa..:)

  2. Happy birthday Minrin-ssi…
    Happy birthday eonni 🎂🎉
    Maaf nih telat nongol eonn hehe baru buka wp eonni. All the best to eonni, dan jangan ingatkan ko wook bakal wamil. Serius ink baper per per eonn 😥
    Pokoknya jangan ingat itu eonn hehe

  3. hahaha… lucu ini! btw, selamat ulang tahun ya, minrin^^ maap, sya telat bcanya. aaa~ jdi, baper yg awal2 soalnya kan tdi RyeokDi sukira terakhir. yaudh sya tunggu hari H si oppa sma minrin nikahannya ya, eonni author! tetap semangat nulisnya!!^^

  4. kapten Yoo kapten Yoo yang membuat semua gadis naksir padanya…
    anyway, untung aku tidak ikut tertular agar supaya tidak berebut dengan yang lainnya :p #bohongnih haha
    Selamat ulang tahun saeng~ie…tetaplah bersama Kim Ryeowook seperti saya mencoba setia untuk tuan Song :p FIGHTING!

    • is it you eonnie? uri leader?
      haha, thank you eonnie-ya…
      tetap bersama ryeowook, hanya bolehlah berpaling sebentar #eeh… 😀
      tuan song nuguya? song mino? hmmm…
      baca song, yang terlintas langsung song joongki *uupss*

Please Leave Your Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s