(Ryeomin story) Will You Leave Me?

promise you'll never leave

Kim Ryeowook – Shin Minrin

Will You Leave Me?

 

Kalimat itu terdengar sangat absurd tapi kadang berlebihan, menyebalkan dan bahkan menggelikan untuk Minrin. Tapi entah kenapa kalimat itu mendadak sangat sering dipikirkannya. Menjadi tipe gadis yang tidak tahu menahu tentang hal-hal yang berbau romantic adalah kelemahannya. Karena itulah, saat kalimat itu ditanyakan ia akan kebingungan menanggapinya.

Persis seperti itulah yang terjadi saat ini. Saat dengan sangat tiba-tiba Ryeowook menanyakan pertanyaan yang bagi Minrin sangat menggelikan. Ia sudah diam beberapa saat dengan mata saling mengerjap beberapa kali.

“Kau tidak mau menjawabnya?” Ryeowook menatap Minrin dengan mata sipitnya, sedikit mendesak dan juga memaksa.

Lalu dengan cepat Minrin hanya bisa menggelengkan kepalanya tidak jelas. Entah gelengan itu menandakan dia tidak akan meninggalkan Ryeowook, atau kah ia tidak mau menjawabnya. Entahlah…

“Apa maksudnya itu?”

Sekali lagi Minrin menggeleng. Ia ingin mengucapkannya, tapi kenapa sangat susah keluar dari bibirnya sendiri. Terasa kelu dan benar-benar sulit diucapkan. Mungkin karena ia tidak suka hal-hal romantic, dia gadis yang cuek, terkesan dingin dan kadang tidak peduli. Jadi, baginya hal-hal seperti itu adalah sesuatu yang berlebihan dan tidak penting. Tapi entah kenapa untuk sekarang berbeda. Ia ingin menjawabnya, sayangnya tidak bisa. Mungkin terlalu menjaga gengsinya atau karena ia tidak tahu cara mengungkapkannya. Tapi satu-satunya yang sangat jelas adalah sampai sekarang ia tidak pernah menemukan alasan untuk meninggalkan pria ini.

“Ya, jawab pertanyaanku. Kau akan pergi dariku?”

Lalu ditariknya nafas sangat panjang berharap dengan begitu ia akan punya keberanian untuk mengatakannya. “Aku….”

Sayangnya lidahnya benar-benar kelu dan tidak satupun kata selain ‘Aku’ yang mampu diucapkannya. Dua detik berlalu..

“Aku….”

“Yaa, bicaralah yang jelas..!”

Wajahnya berubah menggerutu begitu Ryeowook menyentuh kepalanya seperti menjitak dengan sangat pelan. “Issh, memangnya itu penting?” sungut Minrin kemudian.

Habis sudah emosinya. Keberaniannya hilang dan ia akan jengkel jika sudah seperti ini.

“Kau mulai lagi seperti itu. Wae? apa sangat sulit memberiku kata-kata yang manis?”

“Kau tahu aku tidak bisa melakukannya. Aku bukan gadis yang suka hal romantic, jadi wajar saja kata-kataku sering terdengar kasar, dingin dan tidak ada manis-manisnya sama sekali. Kenapa kau meributkan itu sekarang, eh?”

Ryeowook gemas sendiri melihat tingkah gadis itu. Bagaimana mungkin ia bisa bertahan bersamanya? Gadis cuek, sering tidak peduli bahkan kadang pada Ryeowook sendiri, dan juga sama sekali tidak ada manis-manisnya sama sekali. Dia bisa sangat pendiam dan menampilkan ekspresi dingin dan datar. Tapi entah kenapa Ryeowook tidak bisa lepas dari pesonanya itu. Kepribadian yang unik yang akhirnya memang membuatnya bertahan.

Tentu saja bisa, karena bagaimana pun juga tidak ada gadis manapun yang diinginkan Ryeowook. Seperti yang sudah-sudah, karena adanya kesetian, kebutuhan satu sama lain dan juga rasa rindu, itulah kenapa dia bisa sangat betah di sisi gadis ini.

“Kalau begitu beri aku satu alasan untukmu tidak pergi,” ucap Ryeowook kemudian.

Dan untuk kesekian kalinya Minrin hanya bisa mengerjapkan matanya beberapa kali. Bukankah pertanyaan itu terdengar sama saja?

“Alasan? Hmm…. Karena aku …”

Ia berpikir lagi sejenak. Lalu ditariknya nafas panjang, kemudian dengan sangat pelan ia melanjutkan. “Karena aku tidak seperti fans-fans mu yang datang dan pergi,” ucapnya. Kemudian ia pun berusaha tersenyum. Ia berhasil mengatakannya.

“Kenapa begitu?”

“Karena mereka itu seperti serangga cahaya yang akan datang pada obyek yang bersinar dan akan menjauh saat obyek itu meredup. Tapi aku tidak seperti itu. Apapun kau sekarang, siappaun Kim Ryeowook itu, aku akan tetap di sini.”

Lalu sedetik kemudian Ryeowook ikut tersenyum mendengar jawaban itu. Perumpamaan yang berhasil menyentuh hatinya .

Di tatapnya gadis di depannya itu dengan sangat lekat. Seakan dengan tatapannya itu ia bisa menyalurkan segala perasaannya pada gadis itu. Perasaan rindu, cinta, sayang dan kekaguman, bahwa tidak ada gadis manapun selain dia yang mampu membuatnya menatap selekat ini.

Mungkin Shin Minrin tidak mempunyai pesona seperti gadis-gadis lain, yang berlaku lembut, manis dan juga ramah. Ia kebalikan dari sifat yeoja yang diinginkan Ryeowook jadi kekasihnya, tapi entah pesona seperti apa yang justru membuat Ryeowook bertekuk lutut di depannya. Pesona yang mungkin hanya ditujukan pada Ryeowook, dan mungkin juga hanya Ryeowook yang menyadarinya.

Tangannya bergerak terulur menyentuh rambut Minrin, begitu juga dengan matanya yang sudah bergerak turun memperhatika bibir mungil milik gadisnya. Ia dengan perlahan mendekatkan wajahnya dan mengecup bibir itu lama, menekannya dan menikmatinya.

Gomawo, karena berjanji tidak pergi dariku,” ucapnya setelah selesai menyentuhkan bibirnya di bibir gadis itu. Lalu seulas senyum manis menghiasi bibir gadis itu.

***

Oke ini random banget. Pengen ngepost sesuatu di blog tapi karena ff yang saya kerjakan belum kelar juga, jadi ngepost ini deh… tulisan-tulisan random yang saya buat. Hehe

Seorang fans mungkin akan mencintai idolnya, sekarang… nanti dan bisa berjanji untuk selamanya. Tapi fans tetaplah hanya seorang fans. Dia mungkin juga akan pergi suatu saat nanti. So, the point is I want he find a girl who promise to be his side and wouldn’t leave him.

Cepat atau lambat akan ada gadis itu yang hadir dalam hidupnya.

 

 

 

Advertisements

3 thoughts on “(Ryeomin story) Will You Leave Me?

  1. Keren … Minrin susah bgt ya jawab pertanyaan seperti itu. Kkkkk. Ya gpp deh, yg penting kau tidak akan meninggalkan ryeowook. Good…
    Baca other story Ryeomin 😉

Please Leave Your Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s