(Fanfiction) Missing You -Yeyoung Side-

missing you

Title     : Missing You (Yeyoung side)

Cast     : Yesung Super Junior, Han Sungyoung

Genre  : Romance, little bit angst

Rating : 15

Lengt   : Drabble

Author : d’Roseed (@elizeminrin)

DIsclaimer : Yesung is belong to his parent, super junior and elf. I just have story here.

 

Perasaan merindukan itu menyebalkan.

 

September, 2013

Han Sungyoung baru saja menyelesaikan penampilannya bersama dBrinds di panggung Korean Wave. Ia membereskan barang-barangnya dan memasukkannya dengan sembarang ke dalam tas. Setelah selesai dengan urusan itu, Ia pun bergegas menyusul member lainnya yang sudah pergi lebih dulu.

Di area parkir , ia bisa melihat eonnienya, Shin Ranran yang tengah berbicara serius dengan manajernya. Sesaat setelah itu eonnienya itu sudah berjalan setengah berlari menghampiri sebuah mobil hitam yang terpakir agak jauh dari van dBrinds. Youngie hanya tersenyum memperhatikan Ranran yang sekarang sudah berada di dalam mobil itu. Sepertinya hari ini, leadernya itu tidak akan pulang bersama.

Selesai mengamati eonnie tertua itu yang sekarang sudah pergi bersama mobil yang ditumpanginya, Youngie pun menghampiri manajer Yoon. “Ran eonnie pulang bersama Kyuhyun?” tanya Youngie tidak terlalu terkejut.

Manajer Yoon mengangguk membenarkan. “Eo..! masuklah, kita pulang sekarang.” ujarnya memberi perintah. Youngie balas mengangguk dan segera masuk ke dalam van, di mana member lainnya sudah menunggu.

“Ranran eonnie tidak pulang bersama. Kurasa mereka sudah baikan.” Ahra berujar pelan, sesaat sebelum van mereka melaju dengan pelan. Member lainnya membenarkan. Sekali lagi Youngie hanya bisa tersenyum.

“Benar. aku senang melihatnya.” celetuk Chany.

Sungyoung juga ikut senang eonnienya itu akhirnya bisa menemukan kebahagiannya lagi. Bersama Cho Kyuhyun tentu saja. Ia ingat berapa bulan yang lalu pasangan itu memutuskan break hanya karena masalah sepele. Dan sekarang mereka kembali bersama. Itu melegakkan. Setidaknya eonnienya yang paling tua itu tidak akan terus-menerus menghabiskan tissue di dorm setiap kali curhat bersama Yeonie.

Eonnie..” Youngie menoleh menyahuti panggilan Yeonie yang duduk di sampingnya.

Wae?”

Kuego..em..” Yeonie berbicara tidak jelas yang justru membuat Youngie penasaran mendengarnya.

Mwotte?”

Yeonie terlihat berpikir sejenak. Youngie melihat perubahan raut wajah magnae itu apalagi ketika melihat member lainnya juga mendadak diam, berkonsentrasi penuh dengan pembicaraan mereka berdua.

“Yesungie oppa..” Yeonie menggantungkan kalimatnya.

Mendengar nama Yesung langsung membuat Youngie semakin penasaran. Wae? ada apa dengan namja itu?

“Dia ingin bertemu denganmu.” ucap Yeonie kemudian.

Youngie menahan nafas sejenak. Dirasakannya aliran darah dalam pembuluhnya mengalir cept, hingga membuat kerja jantungnya menjadi lebih keras. Tapi sebisa mungkin Ia menahan rasa ingin tahu yang membuncah dalah hatinya. “Apa dia datang?” tanyanya dengan lidah yang kelu. Dilihatnya Yeonie mengangguk pelan.

“Eumm.. kemarin malam, sebelum eonnie pulang.” jelas Yeonie.

Kemarin malam? itu berarti saat Youngie masih berlatih drama musikal. “Dia bilang, sengaja tidak datang ke Mouse  Rabbit untuk menemui eonnie. Ada yang ingin dia katakan.”

Sekali lagi Youngie manahan nafasnya. Tenggorokannya terasa tercekat mendengar ucapan Yeonie. enam bulan lebih, ia tidak bertemu dengan namja itu. Bahkan hanya untuk sekedar bertegur sapa dalam pesan singkat pun tidak. Dan sekarang setelah enam bulan, namja itu sengaja datang menemuinya, Youngie justru tidak bisa menemuinya.

Ia tahu alasan Yesung tidak menemuinya meski hanya sekali, Ia juga tahu kenapa Yesung tidak mengiriminya pesan. Meskipun tugasnya dalam menjalani wajib militer hanyalah pelayanan publik, yang itu berarti dia masih bisa menemui keluarganya, tapi namja itu benar-benar menarik diri dari Youngie. Youngie tidak menyalahkannya. Tentu saja tidak. Tapi setidaknya Youngie hanya ingin -meski hanya sekali- namja itu mau menemuinya. Dan ketika hal itu benar terjadi, Youngie justru tidak bisa menemuinya.

Dirasakannya Yeonie sudah menepuk pundak Youngie dengan pelan. “Tenang saja, Dia bilang akan datang kalau ada waktu lagi.” Yeonie tersenyum memberi semangat.

Youngie hanya bisa mengangguk. “Aku tahu. Tidak mudah baginya bertemu orang lain selain keluarganya.” Ia menguatkan dirinya sendiri.

                       

Saturday, 08.00 PM

Hampir Satu minggu berlalu sejak Youngie mendengar kabar Yesung ingin bertemu dengannya. Dan sekarang adalah akhir pekan. Setahunya setiap akhir pekan Yesung libur dari pelayanan publiknya. Tapi bukan berarti Youngie berharap namja itu akan datang seperti waktu itu. Oh.. well, Ia memang menginginkannya. Tapi kalau memang Yesung tidak bisa, Youngie juga tidak memaksa.

Entahlah.. Ia hanya ingin bertemu meski sekali, melihat wajahnya, mendengar suaranya. Rindu. Yah, itulah yang sedang dialaminya. Ia ingat begitu irinya dirinya ketika melihat Kyuhyun menjemput Ranran, atau mendengar Donghae dan Chany yang selalu berbincang di telepon sampai larut malam. Masa-masa seperti itu tidak lagi bisa Ia rasakan, setidaknya sampai dua tahun ke depan.

ddrrtt.. ddrrtt..

Lamuan Youngie berhenti begitu getar di ponselnya berbunyi. Ia buru-buru mengambil ponsel yang semula terletak di meja. Sesaat Ia membulatkan matanya tidak percaya, begitu melihat nama yang sekarang tertera di layar ponselnya. Sedikit ragu, Ia pun menekan tombol ‘terima’ dan menempelkan ponsel itu di telinganya.

Yeo..Yeobseo..” sapanya tercekat. Ia menahan nafasnya.

Yeobseo..” Sapa suara diseberang sana. Suara yang sangat familiar untuknya. Juga suara yang sangat dirindukannya. Seketika itu Ia menghela nafasnya, dan memejamkan matanya. Setetes air mata meneter di pipi kirinya seiring dengan detak jantung yang berpacu cepat.

Diam. Tidak ada yang bersuara setelah itu. Sampai akhirnya Youngie sudah terisak karena tangis yang tidak bisa ditahannya.  Sekuat tenaga Ia menahannya, membekap mulutnya sendiri dengan tangan. Namun sia-sia. Suara tangisnya justru terdengar lebih jelas sekarang. Dan bukan tidak mungkin Yesung mendengar suara tangis Youngie saat ini.

“Kau menangis?”

Youngie kembali memejamkan matanya lagi lebih kuat, memaksa air mata berhenti mengalir. sedetik kemudain Ia menjawab dengan gumaman kecil. “hmm..mian”

Wae?”

Kenapa? haruskah Youngie menjawab kenapa? Tidak tahukan betapa Ia merindukan namja itu?

Tidak ada jawaban dari Youngie, sebelum Yesung akhirnya menyahut lagi. “Aku merindukanmu. Keluarlah sebentar~!” ucapnya.

Sekali lagi tenggorokan gadis itu tercekat dan hampir saja Ia kehilangan cara untuk bernafas. Tersadar dari keterkejutan sesaat, Youngie pun beranjak dari tempat duduknya dan melangkahkan kakinya menuju pintu depan. Dengan perlahan Ia membuka knop pintu dorm.

Matanya hampir tidak mempercayai sosok yang sekarang berdiri di depannya. Seorang namja dengan topi dikepalanya yang sukses menutupi rambut pendeknya. Sebuah ponsel menempel di telinganya. Penampilannya sangat berbeda dengan terakhir kali Youngie bertemu dengannya. Dia terlihat lebih kurus. Tapi bukan berarti Youngie tidak bisa mengenalinya. Tentu saja hanya sekali pandang Youngie bisa mengenalinya. Bagaimana mungkin Ia tidak bisa mengenali kekasihnya sendiri.

Yesung tersenyum melihat Youngie. Tanpa mengakhiri sambungan di telepon, Ia pun kembali berucap. “Jal jinaeso, Youngie-ah?”

Youngie mengangguk. Tetes demi tetes air matanya kembali berurai. “Jal Jinaeso?” balasnya

“Hmm..”

“Melegakkan.”

Diam kemudian. Yesung menurunkan ponselnya dan mematikan sambungannya. Begitu juga dengan Youngie yang sudah menjauhkan ponsel dari telinganya. Sesaat kemudian, Yesung kembali menatap Youngie. Tatapan yang dalam dan penuh kerinduan.

“Maafkan aku karena baru bisa menemuimu sekarang.”

Youngie menggeleng dengan cepat. “Gwaenchana. Aku tahu sebenarnya tidak seharusnya Kau menemuiku.”

Yesung mengernyitkan dahinya mendengar ucapan Youngie barusan. “Kau tidak suka aku datang?”

Ani..Aniyo. Bukan seperti itu.” ucap Youngie cepat. Gadis itu menggeleng-gelengkan kepalanya . Lucu sekali.

Yesung tersenyum. Ia mengulurkan tangannya dan menyentuh pipi Youngie. Perlahan jarinya menghapus sisa air mata di pipi gadis itu. “Tidak peduli apa yang mereka katakan, jika aku ingin bertemu denganmu, aku akan datang menemuimu.” ucap Yesung pelan namun terdengar jelas di telinga Youngie.

Jantungnya kembali berdebar seiring senyum manis yang menghiasi bibir Youngie. Gadis itu menundukkan kepalanya. Menyembunyikan semburat merah yang mungkin saja sudah menghiasi wajahnya. Yah..meskipun Youngie tidak bisa menyangkal ucapan Yesung tadi. Namja itu memang selalu mengatakannya. Apapun yang terjadi, jika dia merindukan Youngie dan ingin bertemu dengannya, maka bagaimana pun caranya dia akan menemui gadisnya itu.

Bogoshipoo, Youngie-ah..”

Sedetik kemudian Yesung sudah membawa Youngie ke dalam dekapannya. Memeluk kekasihnya itu erat. Seakan tidak ingin melepaskannya, Yesung semakin erat memeluknya. Baru empat bulan Ia tidak menemui Youngie, rasanya sudah sangat menyiksa. Apalagi masih ada sisa dua puluh bulan lagi yang harus Ia lewatkan tanpa kehadiran Youngie.

“Aku akan selalu mengusahakan untuk bertemu denganmu. Jadi, jangan berpikir Kau bisa melupakanku, hmm?”

Youngie diam-diam tersenyum. “Hmm, Aku tahu. Lagi pula tidak mudah melupakan semua tentangmu.”

“Tunggulah aku. Kau harus menungguku.”

“Hmm.. aku akan menunggumu.” balas Youngie. Ia membalas pelukan itu dan menyeruakan wajahnya di dada keksaihnya itu. Betapa Ia sangat merindukan namja ini. “Kuerigo… Nado bogoshipoo..” lanjutnya pelan.

Nado..”

CUT

Masih ingat dengan ff drable Missing You? Ini serial Yeyoung couple. Seingatku sudah ada tiga couple ini (Haechan, Ryeomin, Yeyoung)  yang sudah aku buat. Huft, masih berusaha menempati janji untuk membuat serupa untuk couple lainnya. Inti cerita Cuma satu tentang perasaan menyebalkan bernama rindu.

Yang tidak suka boleh segera diclose, yang suka silahkan tinggalkan komentar kalian. sampai jumpa ^^

Advertisements

2 thoughts on “(Fanfiction) Missing You -Yeyoung Side-

  1. Iya, emang perasaan rindu itu emang nyebelin >< belum baca bagian nya si Ryeowook nih, caw 😀 two thumbs for this FF (y)

Please Leave Your Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s