(Yeyoung story) Two Days

191

Title : Two Days

Cast : Yesung Super Junior, Sungyoung dBrinds

Genre : Romance, Angst, sad

Length : Drabble (1089 words)

Author : d’Roseed / @elizeminrin

Disclaimer : I just have the plot here.

N/B : Well, tiba-tiba pengen buat cerita ini, setelah tadi denger Yesung did salute like an army in Mubank JKT. T.t. Ini hanya drabble yang pendek bangt, jadi jangan berharap lebih..

Happy Reading , and don’t forget to leave a comment. Thank You

 

Seoul,

dBrinds’s dorm

22.00 KST

Sender : Yesungie Oppa

Hmm..jaljayo, young-ah. Kau harus tidur sekarang. Kita bertemu besok senin. ❤

 

Youngie membaca pesan singkat di ponselnya dengan senyum lebar di bibirnya. Kalimat-kalimat singkat yang sedari tadi masuk di kotak pesannya memang berhasil membuat Youngie tersenyum dan bahkan kadang bersemu merah. Namja itu selalu bisa melakukannya.

Ah.. tiba-tiba Youngie sangat ingin bertemu dengannya.

Tapi dia harus bersabar menunggu hari senin, karena Yesung baru akan kembali ke Korea hari senin. Baiklah, sepertinya untuk saat ini Youngie bisa menunggu. Lagi pula itu hanya dua hari kan bukan dua tahun.

Tangan gadis itu kemudian bergerak-gerak lincah di papan tombol ponsel, mengetikkan kalimat balasan yang ia harapkan akan menimbulkan efek yang sama seperti yang Yesung berikan pada Youngie. Paling tidak kekasihnya itu akan sedikit mendapat semangat sebelum tampil di atas panggung.

Sender : lovelYoungie

Arraso..! aku tahu penampilan kalian malam ini akan hebat seperti biasanya. Super Junior Fighting >< k k k

Jaljayo..<3 sampai jumpa besok senin..

 

                       

 

Indonesia,

20.10 WIB

Yesung tersenyum membaca balasan pesan dari Youngie. Gadis itu memang selalu penuh semangat. Baru saja Yesung ingin membalas pesan itu, tapi Ryeowook tiba-tiba sudah menghampiri dirinya.

“Hyung..” panggilnya.

Yesung hanya menoleh ala kadarnya dan berdehem pelan. “Waeyo..?”

Ryeowook diam. Dan itu membuat Yesung mengurungkan niatnya dan langsung memberikan perhatian penuh pada adiknya itu yang tiba-tiba menjadi sangat serius.

“Aniya..aku hanya sedikit sedih, karena mungkin ini akan menjadi konser terakhirmu sebelum wamil.” Ryeowook menjawabnya dengan sedikit ragu.

Tapi Yesung mengerti itu. Itu benar. Konser Music Bank ini mungkin akan menjadi konser terakhirnya di luar negeri sebelum masuk wamil. Ah..bukankah waktu berjalan sangat cepat? Rasanya baru kemarin dia menginjakkan kaki di atas panggung bersama Super Junior menyanyikan lagu Twins. Tidak terasa sekarang sudah tahun ketujuh, dan album ke enam yang mereka rilis.

Yesung tersenyum tipis. “Heechul Hyung akan segera selesai menjalani wajib militernya dan sekarang waktu untukku sudah tiba. Waktu untuk kalian semua cepat atau lambat juga akan segera tiba.” Dia menepuk pundak Ryeowook. Kali ini dia tersenyum hangat, layaknya hyung yang bisa diandalkan para dongsaengnya.

Bagaimanapun juga sekarang ini dia masih bisa mengawasi dongsaeng-dongsaengnya, karena dialah yang paling tua sekarang. Tapi nanti jika waktu untuknya sudah tiba, dia akan merindukan posisinya ini.

“Kau sudah memberitahu Youngie kalau kau akan mendaftar militer tahun ini?” tanya Ryeowook kemudian.

Sekarang giliran Yesung yang diam. Dia menurukan tangannya dari pundak Ryeowook dan menghela nafasnya.

Gadis itu sama sekali belum tahu tentang ini. Entahlah.., rasanya Yesung sulit untuk mengatakannya. Dua tahun bukanlah dua hari seperti yang mereka jalani sekarang ini. Dua tahun itu 720 hari yang sebagian besar akan Yesung lewatkan tanpa kehadiran Youngie. Bukannya Yesung takut menjalani hari seperti itu. Tapi dia hanya takut Youngie yang justru tidak betah bertahan untukknya.

“Aku belum mengatakan apapun soal itu..”

Ryeowook diam sejenak. Untuk sesaat dia merasakan dalam posisi hyungnya saat ini. Pasti sulit untuk mengatakan itu. Dia pun akan sulit mengatakan hal yang sama pada Minrin suatu hari nanti. “Dia akan lebih baik mendengarnya darimu dari pada orang lain..”

Lagi-lagi Yesung tersenyum. Tapi kali ini senyum getir berselimut sedikit kesedihan. Dia akan memberitahukan pada gadis itu. Tentu saja Yesung akan melakukannya. Hanya tinggal menunggu waktu saja untuknya mengatakan hal itu.

 

                       

 

Seoul,

Monday, 09.00 KST

“Apa itu benar?” Youngie bertanya dengan sedikit bergetar.

Dia berusaha menatap Yesung yang berdiri di depannya. Meskipun sejujurnya dia tidak bisa melihat mata itu sekarang. Bukan karena kesedihan yang tampak dari sorot mata Yesung tapi selebihnya, Youngie takut Yesung akan melihat matanya yag sudah berkaca-kaca.

Dua hari yang lalu, Youngie menghabiskan akhir pekannya di Seoul bersama keluarga besarnya, tanpa sedikitpun pikiran yang terbesit bahwa kekasihnya akan segera menjalani wajib militernya. Kemudian, dia baru tahu kemarin, saat fans Super Junior mulai dihebohkan dengan aksi laki-laki di depannya ini yang melakukan hormat seperti para wamil di atas panggung Music Bank di Indonesia.

Awalnya dia juga tidak mau memikirkan itu tapi entah kenapa semua itu terus mengganggu pikirannya. Dan sekarang setelah namja itu kembali, Youngie memutuskan untuk mencari tahu kebenaran itu.

“Eomma menyuruhku untuk segera menyelesaikan wajib militerku.” Yesung menjawab pelan. Dan jawaban itu sukses meruntuhkan pertahanan Youngie.

Mata gadis itu benar-benar sudah berkaca sekarang. Bisa dipastikan pandangannya menjadi kabur karena air mata yang membendung.

“Kapan..?” tanyanya.

Youngie memilih menundukkan kepalanya dalam. Biarlah ari matanya benar-benar jatuh deras sekarang. Biarlah Yesung melihatnya. Itu lebih baik, dari pada Youngie manahannya seorang diri.

“Entahlah, ku rasa lebih cepat dari perkiraan semua orang..”

Youngie merasakan lemas di kakinya. Dia mungkin saja bisa ambruk, tapi tangannya mencengkeram kuat jaket yang Yesung kenakan. Lebih cepat dari perkiraan. Ah..jadi kapankah itu? apakah mungkin dia akan meninggalkan Youngie selama dua tahun bahkan sebelum Heechul kembali dari wajib militernya?

“Kenapa kau tidak bilang sejak dulu? Kalau kau bilang..aku kan bisa mempersiapkan diriku..”

Yesung merasakan bahu Youngie yang bergetar karena menahan tangis. Dia pun melepaskan tangan gadis itu dari jaketnya dan sebagai gantinya dia merengkuh tubuh wanita yang paling dicintainya itu dalam pelukannya.

“Hanya dua tahun, Young-ah..” Yesung menenangkan gadisnya. Tangannya mengelus lembut kepala Youngie dan semakin erat memeluk yeoja itu.

Dua tahun itu berbeda dari dua hari…

Dua tahun itu lama dan dua hari itu sebentar. Youngie masih bisa menunggu jika itu dua hari seperti kemarin. Karena dua hari itu hanya 48 jam, itu pun dia masih bisa menghubungi Yesung melalui telepon atau pesan singkat.

Tapi dua tahun..

Dua tahun itu beratus-ratus hari dan berpuluh ribu jam. Dan selama itu, hanya akan ada segelintir waktu yang mereka gunakan untuk bertemu. Jam untuk bertatap muka, menit untuk saling berpelukan dan detik untuk saling berciuman. Ah.. tapi bukan itu masalahnya.

Dua tahun itu adalah waktu yang mungkin saja mengubah semuanya secara singkat. Dan Youngie sebenarnya tidak menginginkan hal itu terjadi. Tapi bagaimana jika dirinya tidak bisa mengelak apapun yang akan terjadi?

“Kau akan menungguku?” tanya Yesung kemudian.

Youngie diam sejenak sebelum akhirnya mengangguk dengan pelan. “Always..” bisiknya

“Kalau begitu, Aku akan selalu kembali padamu..”

 

                       

 

Oh My God… I don’t know what is that. Galau kah? Sorry, I just express what I’m feeling right now. It’s about Yesung and his rest time before do his effort of Korean.

Don’t worry, oppa. We’ll wait you , so you must come back to us too..

 

Advertisements

2 thoughts on “(Yeyoung story) Two Days

  1. aaaaaaa….nyesek..nyesek…..
    semaleman aku nangisin soal aksiny yesung pas penutupan……
    ini pertama kaliny aku ngerasa nyesek gini stlah SJ ngadain konser mrka semalem….
    we always love you oppa….always wait for you…..

    1. haha itu bikin sedikit shock, makanya ide ini muncul gitu aja. satu jam buat ff ini langsung publish di tengah malam.. ^^
      always, we always waiting for them .. ❤

Please Leave Your Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s