Being An ELF for 2 Years

super junior the last man standing

Being the Everlasting Friends

Ini bukan fanfiction, tapi hanya suara hati kecil milik seorang fangirl yang kadang masih labil. ><

Well, Dua tahun menjalani kehidupan sebagai seorang fans yang bisa dibilang agak terlalu menggilai Artist Idol itu nggak sepenuhnya menyenangkan. Huft..Sebenarnya belum genap dua tahun sih, tapi sudah hampir, tepatnya bulan April mendatang *ga ada yg nanya* Okay, intinya adalah aku mau sedikit curhat tentang perasaan, hati yang tiba-tiba menjadi gloomy di cuaca yang gloomy juga..

Korea. Negara Gingseng yang mendapat julukan macan timur *dulu waktu SD diajari begitu*  bersama Jepang sepertinya memang masih tetap booming sampai sekarang. Membicarakan Korea bukan hanya tentang budaya, K-drama nya yang menyayat hati dan selalu membuat penontonnya berlinangan air mata, tapi juga mengenai music yang dibawakan. Korean Pop atau Kpop jelas mendapat tempat tersendiri di sejumlah remaja hampir di seluruh dunia. Dan ketika membahas music Korea yang ada di pikiran beberapa orang adalah Boyband, Girlband dengan nama yang sampai sekarang masih booming seperti Super Junior, SNSD, Big Bang, dan untuk tahun 2012 Korea semakin booming dengan adanya tarian ala Gangnam Style.

Dulu, aku nggak ngerti apa-apa soal Korea, yang aku tahu Cuma K-drama nya. Karena dulu Jpop memang masih merajai termasuk di Indonesia, ya..meskipun aku juga nggak terlalu suka Jpop, kalau Anime nya iya. 😀 Sampai-sampai music Indonesia pun ada yang mengikuti trend Jepang

Sampai akhirnya lima tahun belakangan, akhirnya Kpop mengambil alih Jpop di Indonesia. Munculnya boyband dan girlband jelas salah satu fenomena Kpop yang tidak bisa dipisahkan. Semua seakan terbius dan terbawa arus untuk menyukai Kpop, Korean music, atau appaun yang berbau Korea.

Dan aku mungkin salah satunya.

Mengenal Kpop memang belum lama untukku. Baru dua tahun. Murni dua tahun. Dan dua tahun itu aku lewatkan untuk menyukai satu group, yaitu SUPER JUNIOR. Harus bangga atau sebaliknya? Kenapa Cuma SUPER JUNIOR? yang lainnya? Yups, pertanyaan yang sebenarnya nggak bisa aku jawab. K k k k

Kenapa SUPER JUNIOR?

Entahlah. Aku sendiri tidak tahu. Semua berjalan begitu saja, dan tanpa di sadari sudah hampir dua tahun. Dua tahun merupakan waktu yang lama untukku. Ini benar-benar rekor, dan kalau aku punya buku rekor dunia versiku aku akan memasukkan diri menjadi salah satunya :p

Aku buta soal bagaimana menjadi fans. Aku sama sekali tidak tahu seperti apa mengidolakan seorang artis. Karena jujur selama ini aku belum pernah mengidolakan artis manapun. Dulu Cuma pernah suka Peterpan. Tapi itu hanya suka. Tidak sampai punya keinginan untuk bertemu dan bertatap muka. Dan perlu di catat, aku menyulai Peterpan hanya sebatas lagunya dan itu pun nggak bertahan lama. Tidak sampai satu tahun, karena kau kembali mengikuti arus yang membawaku.

Tapi sekarang?

Ah… ini sedikit menyakitkan sebenarnya. Okay, bisa dibilang aku salah satu orang yang terjerat demam Kpop dan tidak bisa kembali.  Pasrah aja begitu arus Hallyu Wave membawaku, mengombang-ambingkan perasaan. *halah* Intinya adalah aku juga salah satu orang yang terkena imbas dari demam Hallyu Wave ini.

Agak sedih juga sih, kenapa aku bisa seperti ini? Dulu saja kalau melihat fans alay yang mengelu-elukan idolnya, aku langsung risih, termasuk yang mengelu-elukan Peterpan. Tapi sekarang, aku mungkin menjadi salah satu yang seperti itu jika ‘aku bertemu dengan SUPER JUNIOR’.

Mengikuti arus. Bisa juga sih dikatakan seperti itu. Tapi menurutku nggak seratus persen. 😀

Kenapa? Karena jujur aku tahu  SUPER JUNIOR bukan saat mereka booming bangat di Indonesia, sampai-sampai hampir seluruh stasiun televisi memberitakan mereka yang akan konser di Indonesia. *read waktu SS4*  Aku lebih dulu tahu tentang mereka sebelum Indonesia dihebohkan dengan Super Show 4, aku lebih dulu tahu mereka sebelum ELF baru bermunculan setelah melihat aksi mereka di konser. Okay, aku mulai berlebihan sepertinya. Mungkin ada yang lebih dulu menjadi ELF sebelum aku, lebih lama dan lebih mengenal SUPER JUNIOR daripada aku.

Lalu dari mana aku tahu soal mereka?

Nah, jawaban dari pertanyaan ini yang sebenarnya bikin nyesekin. Jujur, aku tahu SUPER JUNIOR waktu SMP kelas 2 (kalau nggak 2008 ya 2007). Ini sebenarnya agak ragu juga, karena ingatanku kabur soal itu. Yang jelas waktu itu aku pernah nonton sebuah acara MTV Asia di TV yang diselenggarakan di Malaysia. Salah satu yang menjadi daya tarikku adalah ada sekumpulan namja keren yang mengisi acara itu. Maklum, saat itu aku lagi suka berat sama K-Drama, jadi ketika disuguhi music yang dibawakan namja ganteng seperti yang ada di K-drama, tentu lah aku nggak nolak 😀 Aku benar-benar lupa siapa saja, tapi yang paling aku ingat adalah ketika sebuah group tampil dengan member yang lumayan banyak. Lebih dari sepuluh orang ku rasa. Dan baru aku tahu kalau mereka adalah SUPER JUNIOR. Dan yang terbesit dalam pikiranku saat itu adalah ‘Ini mau kroyokan atau apa? Kok banyak banget’

Lalu ..hanya sebatas itu aku mengenal mereka. -___-

Karena aku tipe orang yang tidak terlalu bisa menyukai sesuatu dalam jangka waktu yang lama, makanya soal penampilan SUPER JUNIOR itu langsung terlupakan begitu saja, dan justru mulai suka dengan music barat. Ya.. meskipun jujur aku masih menantikan acara serupa yang akan ditayangkan di televisi. Tapi penantianku percuma. Sudahlah lupakan saja.

Tahun kedua ku di SMA akhirnya menjadi tahun yang benar-benar mempertemukanku dengan mereka. Berawal dari keisenganku untuk mendengarkan lagu korea, akhirnya aku meminta eonnie ku untuk mengcopykan beberapa lagu dan video artis Korea. Dan kebetulan teman eonnie ku itu lebih dulu menyukai SUPER JUNIOR. Alhasil video dan lagu SUPER JUNIOR lah yang aku dapatkan. 😀 Tidak hanya itu, aku juga mulai mengcopy beberapa video Korea dari temanku. Seingatku yang masuk ke Flashku saat itu adalah, SS501 lalu ada film Attack Pin Up Boy.

Beberapa kali melihat MV dan mendengarkan lagu Korea tidak langsung membuatku sreg di telinga dan mata. Hanya satu yang aku sukai saat itu, yaitu SS501. Alasannya adalah karena ada Kim Hyun joong di sana, si pemeran Ji Hoo di Boys Before Flower ^__^ . Berhubung aku lagi mengikuti suka sama K-drama Playfull Kiss, alhasil Cuma MV SS501 yang beberapa kali aku putar.

Dan lagi-lagi berawal dari keisengan, film Attack Pin Up Boy yang kata temanku diperankan Boyband SUPER JUNIOR pun aku tonton. Film yang Kocak, gokil dan sukses bikin sakit perut karena ketawa. Lumayan menghibur. Dan saat itulah aku menangkap seorang namja *ciee* yang bernama Heechul. Salah satu tiga siswa yang diprediksi akan mendapatkan serangan berikutnya selain Siwon dan Kangin.

Jiaa… dia lumayan mengobati mataku menjadi berbinar. 😀 *alay.com* Lebih cakep dari Ji hoo *menurutku*

Lalu perjalanan pun dimulai. Berawal dari keisengan berubah menjadi keseringan.  MV SS501 yang awalnya paling aku suka mulai bergeser tergantikan dengan MV No Other.  Saat itu masih tetap satu  alasan kenapa aku melihat MV No Other, dia adalah Kim Heechul. Bisa dibilang dia bias pertama, sebelum akhirnya beralih pada Ryeowook.

Keisengan lihat MV membawaku mencari-cari profil, fakta dan siapa sebenarnya SUPER JUNIOR itu.  Kegiatanku waktu itu bisa dibilang adalah menghapal nama dan wajah member SUPER JUNIOR. Jujur saja, butuh waktu beberapa hari untuk membiasakan diri. Kadang terbalik-balik namanya dan juga wajahnya. Keseirngan lihat wajah mereka, justru membuatku berpaling dari Heechul *hiks2* dan pilihanku jatuh pada Ryeowook. Alasannya waktu itu karena Ryeowook jauh lebih muda dari heechul hehehe 😀

Apa aku menyukai mereka karena tampang? Aku yakin sebagian ELF akan ditanyai hal serupa seperti itu.

Jawabku adalah tidak. Mungkin benar pertama kali yang membuatku tertarik adalah Visual mereka, secara apa yang pertama kita lihat akan melekat di otak kita. Tapi sepertinya oppa-oppa yang satu ini perkecualin. Seperti yang pernah aku katakan, aku tipe orang yang tidak bisa bertahan lama suka pada sesuatu. Alasn visual yang menarik bagiku nggak cukup untuk membuatku suka pada hal itu. Buktinya, aku bisa berpaling dari SS501 karena Heechul. Lalu, kalau sekarang banyak idol group dan aku tahu dari mereka ada yang lebih keren, lebih ganteng lebih cakep dari SUPER JUNIOR, seharusnya kau sudah berpaling ke mereka. Tapi apa yang terjadi? Aku masih di sini, menjalani tahun ketigaku menjadi ELF.  😀

Semakin aku mencari tahu siapa SUPER JUNIOR itu, semakin aku mengetahui fakta mereka, dan semakin aku mengetahui lebih dalam kisah perjalanan mereka, semakin aku tidak bisa melepaskan diri.

Aku menyukai SUPER JUNIOR. bukan sebatas suka tapi mungkin Aku sudah Mecintai mereka. Sebuah cinta yang polos dari seorang fans yang tidak tahu harus berbuat apa. Tidak pernah sebelumnya dalam hidupku aku memiliki keinginan untuk melihat sebuah konser, bertemu dengan seorang artis dan berteriak memanggil namanya. Dan SUPER JUNIOR satu-satunya yang membuatku mempunyai keinginan itu.

SUPER JUNIOR mungkin satu-satunya artis di dunia ini yang berhasil membuatku meneteskan air mata karena haru atau membuatku tersenyum lebar dan bahkan tertawa sampai sakit perut. Kadang aku akan sedih, menangis ketika melihat mereka bersedih. Kadang aku akan tertawa begitu melihat kekonyolan yang mereka lakukan.  Dan mereka yang pertama memberikan efek yang luar biasa seperti itu padaku.

Kalian mungkin menganggapku berlebihan. Aku terlalu menggilai mereka, atau apapun itu. Terserah. Aku tidak peduli. Aku tidak peduli ketika mereka, teman-temanku akan mengarahkan pandangan aneh dan tidak mengerti begitu tahu kegilaanku pada SJ. Karena mereka tidak mengerti seperti apa. Ini perasaanku dan aku yang tahu apa yang aku rasakan. Bukankah pendapat mereka sejauh ini tetap tidak meruntuhkan rasa sukaku pada SJ?

Aku berusaha untuk tetap menjadi ELF, ketika teman-teman yang lain perlahan melupakan SUPER JUNIOR dan justru beralih pada yang lainnya. Aku berusaha tetap di sini, memberikan dukungan sebisaku.

Kadang ketika teman-temanku yang ‘dulu’ juga ELF sepertiku mulai mengatakan menyukai group lain, dan bahkan mengatakan ‘mungkin lebih menyukainya dari pada SJ’, jujur saja itu sedikit membuat hatiku menjerit. Apalagi ketika sudah mulai membanding-bandingkan SJ dengan group-group baru yang bermunculan. Kadang aku ingin berteriak di depan mereka, bahwa SJ ataupun group-group itu memiliki kelebihan masing-masing, lalu kenapa harus dibandingkan? Tapi ya.. aku sadar rasa suka itu tidak bisa dipaksakan. Aku pun tidak bisa dipaksakan seperti itu.

Aku juga menyukai group lain, tapi rasa suka itu bebeda dari rasa suka ku pada SUPER JUNIOR. Itu adalah pilihanku. Aku memilih untuk tetap menyukai SUPER JUNIOR. Tidak peduli seberapa banyak rookie group yang lebih cakep akan bermunculan, tapi hati kalau sudah memilih, apa yang bisa diperbuat?

Dua tahun menjadi ELF bukanlah hal yang sepenuhnya menyenangkan. Satu hal yang tidak menyenangkan adalah, tidak adanya kesempatan untuk bertemu langsung dengan SUPER JUNIOR. Tiga kali dan bahkan mungkin akan menjadi empat kali sekarang aku melewatkan untuk bertemu mereka. Kimchi, Super Show 4, Smtown, dan Mubank maret mendatang menjadi event Kpop yang menyesakkan. Lebih menyesakkan lagi saat Super Show 4. Konser yang mendapat perhatian luar biasa dari masyarakat Indonesia. Aku ingin berada di sana saat itu. Sangat ingin. Aku bahkan membayangkan saat itu jika aku menyaksikan SS4 akan menjadi kado ulang tahun terindah selama hidupku. Tapi itu hanya angan belaka.

Sayangnya akhir-akhir ini keinginan untuk menyaksikan mereka secara langsung semakin kuat. Aku tidak tahu kenapa, tapi semakin aku memikirkan itu semua, kadang membuatku menangis. Mungkinkah aku bisa bertemu mereka? menyaksikan konser mereka secara live? Sementara aku hanyalah satu dari sekian banyak ELF yang tersebar di dunia ini. Tempatku berpijak juga beribu-ribu kilometer jauhnya dari tempat SUPER JUNIOR berada. Dan ketika kesempatan mereka untuk datang di negaraku adalah sedikit, aku bahkan tidak bisa menggunakan kesempatan itu.

Setidaknya sekali saja. Hanya sekali aku ingin melihat mereka secara nyata, bukan hanya melalui layar laptop atau pun televisi, tapi nyata di depan mataku. Setidaknya aku ingin mendengar mereka bernyanyi secara langsung, bukannya melalui speaker laptop dan HP. Rasanya benar-benar menyesakkan ketika banyak ELF yang bisa melakukan itu sementara aku belum bisa.

Sekali lagi, kau boleh mengatakan aku terlalu berlebihan

Tapi percayakah Kau bahwa Super Junior tidak pernah membuatku bosan? Tidak sekali pun. Hampir setiap hari, selalu ada lagu mereka yang aku dengarkan. Setidaknya satu lagu aku dengarkan untuk menemani hariku selama 2 tahun ini.

Karena mereka adalah SUPER JUNIOR dan aku adalah ELF. Maka ketika mereka mengatakan Saranghae pada ELF, aku juga akan mengatakan hal yang serupa. Bukan sebatas kalimat tidak berarti, tapi mempunyai banyak ungkapan perasaan dariku.

Heechul oppa pernah mengatakan ‘Because ELF, SUPER JUNIOR exist’ Tapi aku akan mengatakan. ‘Because there’re SUPER JUNIOR, ELF is exist’

Karena ada SUPER JUNIOR, ELF ada. Karena ada mereka, aku menjadi ELF.

Leeteuk oppa juga pernah mengatakan. “SUPER JUNIOR akan tetap ada selama ELF menginginkannya” Tapi aku akan mengatakan “Selama SUPER JUNIOR menginginkan ELF, kita akan tetap ada”

I want to be your Everlasting Friends, now and then. As long as SUPER JUNIOR is still stand on the stage, I’m still ELF. And even They’re the last man standing on the stage, ELF will also the last fans standing.

SUPER SHOW 5 SUPER JUNIOR WORLD TOUR INDONESIA. I hope I can go there, and make my dream come true.

Advertisements

2 thoughts on “Being An ELF for 2 Years

Please Leave Your Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s