(Fanfiction) Missing You -Ryeomin side-

missing you

Title : Missing You (Ryeomin side)

Main Cast : Ryeowook Super Junior, Minrin dBrinds

Support Cast : Nimi dBrinds

Genre : Romance, angst

Rating : 15

Length : Drabble

Author : d’Roseed (@elizeminrin)

Disclaimer : The cast is belong to their parent, GOD, I just have character and plot

 

You never know how to miss someone, until You far away from him

Minrin mengetuk-ngetukkan jarinya konstan di atas meja kayu kamarnya, menimbulkan suara berdetak yang teratur. Seteratur suara detik jarum jam yang terus bergerak. Sementara pikirannya terus berputar tak henti-hentinya, melayang ke sana kemari tidak jelas. Kau bisa menyebutnya melamun. Dorm yang sepi benar-benar menjadi suasana yang cocok untuknya tetap dalam kondisi ini. Tidak ada yang menganggu, termasuk suara celotehan member dBrinds lainnya yang akan langsung terdengar jika mendapati kondisi mengenaskan dirinya.

Sepulang dari mengisi acara di salah satu stasiun TV Jepang, mereka memang langsung pulang ke dorm. Tapi setelah itu member lainnya sudah menyebar entah kemana. Setahu Minrin tadi di ruang tengah ada Chany, Ranran dan juga Yeonie. Sedangkan Youngie, Ahra dan Hyehyo sudah masuk ke kamarnya, dan Nimi ngabur ke dapur, entah apa yang dia lakukan di sana.

Minrin penasaran apa mereka juga merasakan apa yang dia rasakan? Maksudnya ini sudah satu bulan mereka meninggalkan Korea, dan itu adalah rekor terlama dbrinds ke luar negeri sejak mereka debut. Sesuatu yang disebut rindu pada kondisi semula, apa member lainnya juga merasakannya?

Klek!!

Suara pintu kamar yang dibuka sukses membuat Minrin mengembalikan kesadarannya. Nimi masuk ke kamar dongsaengnya itu, sementara Minrin tidak perlu repot-repot menoleh karena sudah tahu siapa yang datang.

“Waeso..” ujar Minrin.

“Hmm,” Nimi bergumam. Dia duduk di kasur tempat tidur, memperhatikan Minrin.

“Waeyo? Masih belum baikan?”

Minrin mengangguk mengiyakan. Dan inilah masalahnya. Satu bulan tidak berjumpa Ryeowook seperti sesuatu yang belum terbiasa bagi Minrin. Apa satu bulan berpisah adalah waktu yang tepat untuk memikirkan kembali hubugan mereka? Huft… apa gunanya kalau hubungan mereka tetap dingin. Tidak ada satu pun pesan yang mereka saling kirim sejak satu bulan yang lalu. Bahkan Minrin ragu apa mengirim pesan seperti itu ada di benak Ryeowook.

“Eonnie-ya, bagaimana menjalani hidup tanpa Teuk oppa? sudah dua bulan sekarang..” Minrin mengalihkan pembicaraan.

Dia menoleh kea rah Nimi dan sebuah senyum menghiasi bibir eonnienya itu.

“Hmm.. awalnya sulit tapi sekarang aku terbiasa.”

“Ah..daebag.” Minrin berkomentar.

Diam-diam Minrin mengagumi eonnianya itu. Dua bulan tidak bertemu, dan masih banyak bulan-bulan yang sama yang akan eonni satu grupnya itu lewatkan selama dua tahun ke depan.

Bagaimana dengan dirinya? Entahlah, saat ini saja dia tidak sanggup menjalani satu bulan tanpa kehadiran Ryeowook. Dan dia tidak akan bisa membayangkan bagaimana jika waktu untuk kewajiban sebagai warga Negara Korea itu juga akan tiba pada Ryeowook. Tidak. Dia tidak mau memikirkannya. Sekarang saja sudah cukup sulit.

Ya..merindukan itu menyebalkan. Minrin bahkan tidak mengerti kenapa harus ada rindu yang seperti itu. Rindu pada cinta yang selama ini mengisi harinya. Rindu pada keadaan di mana ada orang lain yang selalu mengkhawatirkan Minrin.

“Kau tidak mencoba menghubunginya?” ujar Nimi. Kali ini dia membaringkan tubuhnya, dan menatap langit-langit.

“Aku tidak tahu. lagi pula bukankah dia yang seharusnya meminta maaf?” egonya benar-benar lebih menguasai dari pada perasaannya sendiri. Minrin mengakui itu.

“Kalian ini pasangan yang aneh. Tidak pernah terlihat mesra, tapi berjauhan sedikit saja selalu membuat situasi berbeda.”

Minrin menautkan alisnya bingung. Untuk kalimat yang pertama memang benar. Mereka berdua pasangan yang aneh. Tidak pernah terlihat mesra dan justru hanya terlihat biasa-biasa saja. Tapi apa maksud dari ‘situasi berbeda’ itu?

“Jika sudah seperti ini, semua baru bisa melihat bagaimana kau sangat mencintainya.” Lanjut Nimi, menjawab pertanyaan di kepala Minrin.

Oke baiklah, jadi selama ini semua orang di sekitarnya hanya menganggap perasaannya pada Ryeowook biasa saja? Ya.. dia tidak heran dengan itu. Karena entah kenapa Minrin lebih suka hanya Ryeowook yang tahu bagaimana perasaannnya dan bukan orang lain.

Minrin hanya menginginkan Ryeowook yang selalu mengerti seperti apa perasaannya pada namja itu. Dan ya.. sekarang dia justru menghancurkan image nya itu.

Apa dia terlalu kelihatan jika sedang merindukan namja itu?

Masa bodoh dengan image nya itu. Nyatanya sekarang ini Minrin sangat merindukan namja itu. Sangat. Seandainya dia bisa mengambil ponsel dan mengetikkan kalimat-kalimat rindu yang mencekik hatinya kemudian mengirimkannya, sudah dari tadi dia lakukan. Tapi tidak. Karena lagi-lagi egonya terlalu tinggi.

Hey, bukankah mereka sedang bertengkar? Ya.. itu masalahnya. Minrin tidak bisa melakukan itu, karena mungkin saja hanya dirinyalah yang merindukan Ryeowook.

                       

Dua drabble tentang missing you. Beberapa hari yang lalu Haechan sekarang Ryeomin. Dan masih ada drabble2 missing you dari member dBrinds lainnya.. ^^ 

Advertisements

2 thoughts on “(Fanfiction) Missing You -Ryeomin side-

Please Leave Your Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s